English Phenomena in Our Nation : Reason Why Do You Like English ?

Posted: August 20, 07 in Bahasa Inggris

Oleh : Syamsu Wal Qomar  

Kita tahu kalau bahasa Inggris diakui sebagai bahasa Internasional dunia, sering kita jumpai bahasa Inggris digunakan oleh turis-turis yang melancong, sekalipun bahasa asal negaranya (mother tongue) bukanlah bahasa Inggris.

 Di benua Asia, tempat kita bermukim, Bahasa Inggris ikut digunakan sebagai second language oleh negara-negara berkembang seperti Malaysia, India, Brunei Darussalam, Thailand dan Philipina. Bahasa Inggris memiliki pengaruh yang besar di negara-negara tersebut. Bagaimana halnya dengan Indonesia ?

Beberapa perspektif muncul tentang hal ini : 

 Dinegeri kita, begitu membicarakan tentang bahasa Inggris yang akan muncul hanya 2 pendapat, suka atau tidak suka. Nah, pendapat yang mengatakan suka biasanya punya alasan : 

         Agar bisa berinteraksi dengan orang asing (Useful to interact with foreign people) 

Siapa yang tidak ingin punya pengalaman berbincang dengan orang asing ? Kita bisa bertukar pengalaman tentang budaya masing-masing negara, baik itu pakaian, kebiasaan, makanan dan informasi tentang tempat-tempat wisata. Untuk itu perlu menguasai bahasa Inggris sebagai media komunikasi pendukung, meskipun terkadang orang yang kita temui tidak selalu bisa menggunakan bahasa Inggris. 

         Persiapan untuk pergi keluar negeri (preparation to go abroad)

Alasan yang sangat masuk akal untuk mempelajari bahasa Inggris.  

         Sebagai bahasa Internasional, wajib untuk mempelajarinya supaya tidak gapin dan gaptek (Achieve and increase knowledge in globalization era)

Bahasa Inggris digunakan di Internet dan media-media informasi lainnya. Channel acara yang berbobot seperti CNN dan National Geographic yang original menggunakan bahasa Inggris. Bila tidak ingin ketinggalan informasi, wajib mempelajarinya. 

         Bisa membaca buku bahasa Inggris (Read English literature)

Buku kata kebanyakan orang adalah jendela ilmu pengetahuan, membaca buku berbahasa Inggris berarti membuka wawasan lebih luas. Meskipun terkadang malas membacanya, tapi tak bisa dipungkiri. English literature punya banyak keunggulan dibanding sastra lainnya. Bila ingin mendalami tentu perlu belajar bahasa Inggris dulu. 

         Senang mendengar lagu bahasa Inggris dan ingin tahu artinya (Try to get the meaning of English songs)

Orang juga bilang kalau musik adalah bahasa universal, sering tanpa disadari kita menyukai lagu-lagu bahasa Inggris, baik itu musik maupun liriknya. Mereka yang tergila-gila dengan western music biasanya ingin tahu lebih banyak, apalagi anak-anak band, mereka mesti menghapal lirik dan tahu artinya dahulu sebelum mentas ikut festival. 

         Bisa menulis dalam bahasa Inggris (fulfill competencies in English Writing)

Kemampuan menulis utamanya sudah dianggap sebagai hal yang harus dimiliki oleh setiap manusia. Agar punya sedikit variasi dalam menulis bisa menggunakan bahasa Inggris sebagai pendukung. Menulis boleh untuk diri sendiri maupun untuk dipublikasikan, apapun itu tergantung kesenangan sendiri. Tapi untuk mencari pekerjaan, terutama jika ingin bekerja di luar negeri atau perusahaan asing, kemampuan dalam English Writing sangat diperlukan.   

Beberapa alasan juga muncul seperti : 

         Ingin terlihat keren (Cool with English)

Bukankah mempelajari bahasa Inggris itu terlihat keren ? he..he..he, kita jadi sok bahasa Inggris. Padahal masih banyak yang salah ?!  

         Ingin terlihat intelek (Smarter with English)

Mempelajari semua bahasa itu membuat seseorang terlihat intelek, apalagi cuma bahasa Inggris ? 

         Berbagi pengetahuan bersama (Share knowledge together)

Berbagi pengetahuan bersama setelah menguasai bahasa Inggris, bisa menerjemahkan kalimat-kalimat yang sulit dan membantu mereka yang sama-sama belajar bahasa Inggris. 

–     Bisa menghasilkan uang (Earn some money)

Bisa berbahasa Inggris karena menghasilkan uang. Anda bisa menjadi guru bimbel, guru privat, guru les conversation, tour guide, translator dan interpreter, tergantung kemampuan yang dimiliki.    

Ini pendapat dan pengalaman orang yang masih belajar bahasa Inggris, ada pendapat lainnya ?                

Advertisements
Comments
  1. RMY says:

    ak baca ini sambil senyum2
    —> Ingin terlihat keren (Cool with English)

    Bukankah mempelajari bahasa Inggris itu terlihat keren ? he..he..he, kita jadi sok bahasa Inggris. Padahal masih banyak yang salah ?! ^%&%

    hehehe.. kayak tukul!!

    fis tu fis!! 4 mata!

    nice article.. ^-^

    “fis tu fis juga, thanx two visit”

  2. Ale says:

    Makasih ya udah mampirr…
    blognya banyak review! seneng bacanya…
    sesekali boleh mampir kan n sekedar kasih komen???
    salam kenal yaaa…

    ——–

    sering-sering aja berkunjung, ajakin teman-teman sekalian, he..he..he

  3. isnuansa says:

    ajarin dong bahasa inggris…

    ——-

    thanx dah visit kesini, blognya saya taut

  4. hanna says:

    Belajar bahasa itu menyenangkan.Saya hanya bisa tiga kata saja ,YES,NO,THANK YOU.
    Siapapun anda yang berkesempatan belajar baik bahasa maupun yang lainnya belajarlah dengan tekun.Jangan ikuti cerita izza yang keluar dari sekolah.Saya orang yang putus sekolah,sakitnya tidak berpendidikan cukup salah satunya ialah susah berbahasa.Harus diakui.Saya sering ga nyambung kalau bicara dengan para intelek,saya suka bingung harus berhadapan dengan komputer. ketika membaca pun harus menyiapkan beberapa kamus dimeja.Saudara-saudara mahasiswa tentu dengan mudah mencerna makna sebuah tulisan.Kalau saya lambat,sangat lamban.Beruntung saya masih ada kemauan belajar.

    Belajar dikit ah,tolong terjemahin ini yo
    Learning English is very essential for business even all the high quality textbooks are in english.
    Salam dan thank’s you…

    ———-

    maksudnya “belajar bahasa inggris sangat vital terutama untuk bisnis, bahkan juga, biasanya buku – buku yang berkualitas kebanyakan dalam bentuk bahasa inggris”.

    masalah sekolah, kadang orang-orang yang tidak bersekolah lebih hebat lho daripada yang sekolah. Izza bisa jadi penulis hebat bukan karena ia berhenti sekolah, tapi karena ia tidak berhenti belajar.

    Jadi pada intinya bukan sekolah, tapi belajarnya yang ditekankan. Sebagai orang-orang yang sama-sama belajar, saya yakin, kita semua pasti akan jadi “seseorang” yang “berguna”. Thanx motivasinya mbak, mbak lebih hebat koq daripada saya..he..he..he

  5. Ani says:

    Hai SQ( he..he..nggak papa ya kusingkat juga 🙂
    Thanks ya dah mampir blogku. Blognya SQ mmg nggak ada shout box nya ya?

    Lagi ngomongin bahasa Inggris ya? Waaah litle-litlle I can…. ha..ha…ha….

    ——–

    shout box masih dalam proses penggenerate, thanx dah visit nih…

  6. Shirei says:

    manteeeb.. kalau aku sih ga bs INggris. tp terpaksa pake Inggris. hihihih

  7. Ani says:

    Syam…dah ku link balik ya blognya SQ. Thanks

    —–

    O.k

  8. cangcorong says:

    why I decide to leraning English?…mmm, karena nggak ada bisa kulakukan lagi selain bidang itu. ha..ha:)
    Kalo aku pribadi sih pengen belajar bhs Inggris biar bisa keep communicate even in all over the world. tapi sampe sekarang nggak nyampe2 ke luar negeri.hehe.
    Kalau yg earn the money itu setuju banget!!!!:)
    Tapi, satu penyakit aku, males banget bos baca buku yang pake bahasa Inggris. ribet ah…hehehe
    Salam cangcorong….

    mudah-mudahan bisa keluar negeri dan juga bawa oleh-oleh buku yang banyak…the old man and the sea boleh ??? he..he..he, salam buat cangcorong

  9. AiniAryani says:

    problem yg sering dihadapi masyarakat kita salah satunya memang bahasa (asing). misalnya sharing idea ke publik yg skalanya international. banyak para intelektual kita yg punya ide2 brilian, tapi idenya mandeg di dalam negeri. misal: ide2 hebat mereka hanya tertulis dlm buku2 yg berbahasa indo. So, ide2 tokcer tsb hanya diserap & dinikmati oleh org2 kita aja.padahal kalo di explore ke luar, wuah, gak kalah deh sama pemikir kelas dunia. begitupun temen2 (countryfellows) saya yg lagi kuliah di IIUI PAkistan ini. pengetahuan & kemampuan analisa tmn2 mhsswa indonesia dsini gak kalah dgn mhsswa/wi asing lainnya atau dgn tmn2 pakistani. para mhsswa/wi indonesia disini suering banget menuangkan ide & pemikiran mereka lewat tulisan di media2 yg diterbitkan oleh Dept. Media & Informasi PPMI Pakistan (Persatuan Pelajar & Mahasiswa Indonesia). apalagi disini juga ada FLP wilayah Pakistan. seandainya tulisan2 mereka itu di-translate ke english, tentu manfaatnya gak cuma dinikmati oleh para indonesian disini aja, tapi bisa dinikmati oleh tmn2 asing lainnya. cuman, ya itu tadi, kendalanya: ENGLISH.

    wah…wah…ini komen apa curhat seh…hehehehe..
    sori mas SQ komenku kepanjangan 😀
    oiya, thanks ya udah berkunjung ke blog-ku. salam hangat dari Pakistan.

    Thanx..masukan yang sangat bagus, ini sudah membuktikan kalau bahasa inggris memang punya peranan yang sangat besar (berdasarkan pengalaman anda) terutama di daerah Asia, berdasarkan cerita di atas, saya jadi tergelitik memunculkan masalah baru yang berarti kita punya kesulitan men transmit ide lewat tulisan. Memang saya akui writing in English itu bisa dibilang susah, kita harus menganalisis struktur kata dengan cermat, beda dengan berbicara yang hanya terdengar sekilas dan kadang samar, we have to pay attention carefully, in example, only miss a letter such as ‘s’ (apostrophes), bisa-bisa kita di cap g bisa ngitung. Bahaya Kan ??? Repotnya, pendidikan bahasa Inggris di sekolah kebanyakannya tersentralisasi pada structure dan reading, sangat sedikit yang menitik beratkan pada speaking dan writing, inilah yang kesalahan yang perlu disadari dan dibenahi secepatnya. Salam hangat pula dari Banjarmasin..

  10. Yang jelas bahasa asing tuh sangat perlu, sebab gasan bekomunikasi dengan orang seduniaan.
    Yes or No?, English jawa… kalau tidak tahu akan dijawab “or”.. he.he.he

    wah, terima kasih nih pa Irsan berkunjung. English jawa ???

  11. fira1972 says:

    Assalamualaikum mas sam atau mas sq? saya fira mas saya gak ijin-ijin dulu udah link blog sampeyan maaf ya…abis blognya bagus bermutu hehehe bahasa inggris membuat lidahku njlimet tapi selalu penasaran kapan bisanya ya…yg penting usaha,hehehe

    waalaikmsalam, wah.. silakan mbak, blognya biasa ja koq, tapi senang bila bisa membantu, mohon komentarnya juga ya, buat kita sama-sama berbagi pengalaman

  12. karlo says:

    apa perbedaan paling menonjol antara engglish as second langguage dan engglish as foreign language. pakai bahasa inggris ya pengertianya. dengan contohnya dinegara mana. thank you

  13. SQ says:

    @ Karlo : Di negara seperti Malaysia, India dan Brunei. ESL diajarkan lebih komprehnsif dan dipandang sebagai bahasa kedua terpenting sesudah bahasa nasional.

    Di negara-negara demikian bahasa Inggris ikut digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Berbeda dengan negara yang hanya memandang bahasa Inggris sebagai “foreign” (bahasa asing)

    Di negara kita contohnya, bahasa Inggris diajarkan dengan lebih berfokus pada teori atau structurenya.
    Jarang masyarakat menggunakan bahasa Inggris untuk berkomunikasi karena hanya dipandang sebagai bahasa asing.

    Hal inilah yang membuat garis besar perbedaan antara EFL dan ESL. Terletak pada praktek atau aplikasi, persepsi dan habit masyarakat dalam memandang bahasa Inggris itu sendiri.

    Demikian sedikit pengetahuan yang saya miliki bung Karlo. 🙂

  14. Uwok says:

    jangan berkecil hati buat yang gak fasih bahasa inggris.
    ini suatu pengalaman saya berbincang dengan orang eropa tepat nya jerman.
    ternyata bahasa inggrisnya amurasut alias berantakan sekalee…hehehe

  15. lou says:

    aku dulu jg gak suka bahasa inggris. sempet mati kutu waktu pelajaran bahasa inggris di smp. di sma sih masih mending karena gurunya enak, tapi tetep aja gak begitu tertarik. yah, belajar inggris sambil lalu aja lah. tapi gara-gara ada guru bahwa bahasa inggris penting, akhirnya ikutan les. di les itu, ikutan klub,trus diajak temen di klub itu ikutan klub-klub bahasa inggris lain. terus..jadi keterusan deh..klub bahasa inggris ternyata bisa membantuku supaya seneng bahasa inggris

  16. eswee says:

    It was my mother who pushed me into an english course when I was 11. And I thank to my mom. I got so many things from learning English, but the best of all, I earn money with my English. 🙂

  17. eswee says:

    It was my mother who pushed me into an English course when I was 11. And I thank to her coz I got so many things from learning it, but the best of all I earn money from my English. 🙂 I love it.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s